Berita / Kantor Badan (Provinsi)

Optimalisasi Pendapatan Daerah, BAPENDA NTT Luncurkan Dashboard "SIGAP PAJAK"

Publikasi Oleh

Admin Bapenda NTT

Waktu Rilis

17 March 2026

Optimalisasi Pendapatan Daerah, BAPENDA NTT Luncurkan Dashboard "SIGAP PAJAK"
KUPANG – Dalam upaya meningkatkan transparansi dan percepatan pelaporan pajak daerah, Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) Provinsi Nusa Tenggara Timur resmi memperkenalkan sistem pemantauan realisasi pajak terbaru bernama SIGAP PAJAK. Sistem ini dirancang untuk memantau secara real-time capaian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) di seluruh wilayah NTT. Dengan hadirnya dashboard ini, pimpinan dapat mengambil keputusan strategis berbasis data (data-driven) guna mengejar target pendapatan asli daerah tahun 2026. Pengelola sistem menyatakan bahwa integrasi data ini akan memudahkan UPTD di kabupaten/kota dalam mensinkronkan data lapangan dengan pusat secara lebih akurat dan akuntabel.
BPAD NTT - Badan Pendapatan dan Aset Daerah
Berita / Kantor Badan (Provinsi)

Optimalisasi Pendapatan Daerah, BAPENDA NTT Luncurkan Dashboard "SIGAP PAJAK"

Publikasi Oleh

Admin Bapenda NTT

Waktu Rilis

17 March 2026

Optimalisasi Pendapatan Daerah, BAPENDA NTT Luncurkan Dashboard "SIGAP PAJAK"
KUPANG – Dalam upaya meningkatkan transparansi dan percepatan pelaporan pajak daerah, Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) Provinsi Nusa Tenggara Timur resmi memperkenalkan sistem pemantauan realisasi pajak terbaru bernama SIGAP PAJAK. Sistem ini dirancang untuk memantau secara real-time capaian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) di seluruh wilayah NTT. Dengan hadirnya dashboard ini, pimpinan dapat mengambil keputusan strategis berbasis data (data-driven) guna mengejar target pendapatan asli daerah tahun 2026. Pengelola sistem menyatakan bahwa integrasi data ini akan memudahkan UPTD di kabupaten/kota dalam mensinkronkan data lapangan dengan pusat secara lebih akurat dan akuntabel.